Belajar ‘PRONOUN’ (Kata Ganti) #2

Terms of Use:
Konten ini milik ELING Way: Learning Any Language Differently.
Anda boleh mempublikasikan sebagian atau seluruh konten ini dengan syarat:
Cukup dengan menyertakan link pada tulisan tersebut dan/atau mengutip alamat konten ini.
Copyright ยฉ 2020 Karin Sari Saputra. All rights reserved. 

Materi ‘Pronoun‘ (Kata Ganti) merupakan salah satu bahasan dasar bentuk ungkapan yang merujuk pada suatu subjek atau objek agar kita dapat berkomunikasi aktif secara natural. Penggunaan ‘Pronoun‘ (Kata Ganti) sangat bermanfaat dalam membuat tuturan dan/atau tulisan kita menjadi efektif dan efisien. Sebagai contoh, di awal kalimat kita memperkenalkan nama teman-teman baru kepada orangtua kita. Kemudian, saat kita ingin menjelaskan teman-teman baru ini dalam tuturan berikutnya, maka akan sangat efektif kalau kita dapat mengganti dan menyebut dengan kata ‘Mereka’ daripada dengan menyebutkan kembali secara panjang nama-nama teman baru tersebut.

Pada tulisan kali ini akan dibahas bentuk ‘Pronoun‘ (Kata Ganti) sebagai berikut:

  • Ini (dengan Jumlah Satu)
  • Itu (dengan Jumlah Satu)
  • Ini (dengan Jumlah Banyak/Lebih dari Satu)
  • Itu (dengan Jumlah Banyak/Lebih dari Satu)
  • Kepunyaanku/Kepunyaan Saya
  • Kepunyaanmu/Kepunyaan Anda
  • Kepunyaannya (-nya merujuk Laki-Laki)/Kepunyaan Dia (Laki-Laki)
  • Kepunyaannya (-nya merujuk Perempuan)/Kepunyaan Dia (Perempuan)

Lihat pada Gambar 8 dan 9. Kita dapat menyebut “Ini” untuk merujuk pada Orang yang ada pada area yang dapat kita sentuh dan/atau yang masih ada dalam jangkauan anggota badan kita, yang jumlahnya satu dengan mengatakan “This” sehingga menjadi “This is …”.

Kemudian, kita dapat menyebut “Itu” untuk merujuk pada Orang yang jauh dari kita namun masih dalam jangkauan pandangan mata kita, yang jumlahnya satu dengan mengatakan “That” sehingga menjadi “That is …”.

Gambar 10

Lihat pada Gambar 10. Kita dapat menyebut “Ini” untuk merujuk pada Benda yang ada pada area yang dapat kita sentuh dan/atau yang masih ada dalam jangkauan anggota badan kita, yang jumlahnya satu dengan mengatakan “This”. Selain mengatakan “This”, kita dapat juga menggantinya dengan makna yang sama dengan mengatakan “It”.

Kemudian, kita dapat menyebut “Itu” untuk merujuk pada Benda yang jauh dari kita namun masih dalam jangkauan pandangan mata kita, yang jumlahnya satu dengan mengatakan “That”.

Sementara itu, kita dapat menyebut “Ini” untuk merujuk pada Benda yang ada pada area yang dapat kita sentuh dan/atau yang masih ada dalam jangkauan anggota badan kita, yang jumlahnya banyak/lebih dari satu dengan mengatakan “These” sehingga menjadi “These are …” yang benda dengan jumlah banyak tersebut ditambahkan (-s) sehingga dicontohkan pada Gambar 10 menjadi “These are the fingers”.

Gambar 11

Lihat pada Gambar 11. Kita dapat menyebut “Kepunyaanku/Kepunyaan Saya” untuk merujuk pada Benda yang dapat kita sentuh dan/atau yang masih ada dalam jangkauan badan kita, yang jumlah bendanya satu atau banyak/lebih dari satu dengan mengatakan “My” sehingga dicontohkan pada Gambar 11 menjadi “My hat”.

Gambar 12

Lihat pada Gambar 12. Kita dapat menyebut “Kepunyaannya/Kepunyaan Dia (Laki-Laki) dengan mengatakan “His”. Kemudian, kita dapat menyebut “Kepunyaannya/Kepunyaan Dia (Perempuan) dengan mengatakan “Her”.

Mengatakan “His” atau “Her” harus diikuti dengan benda yang dirujuk atau dimiliki oleh Laki-Laki atau Perempuan tersebut, sehingga pada Gambar 12 dicontohkan “His hat” (Topinya/Topi Dia Laki-Laki) atau “Her hat” (Topinya/Topi Dia Perempuan).

Lihat pada Gambar 13 dan 14. Kita dapat menyebut “Itu” untuk merujuk pada Benda yang jauh dari kita namun masih dalam jangkauan pandangan mata kita, yang jumlahnya banyak/lebih dari satu dengan mengatakan “Those” sehingga menjadi “Those are”. Selain mengatakan “Those”, kita dapat juga menggantinya dengan makna yang sama dengan mengatakan “They” sehingga menjadi “They are”.

Kemudian, kita dapat menyebut “Ini” untuk merujuk pada Benda yang ada pada area yang dapat kita sentuh dan/atau yang masih ada dalam jangkauan anggota badan kita, yang jumlahnya banyak/lebih dari satu dengan mengatakan “These” sehingga menjadi “These are”.

Dicontohkan pada Gambar 14, untuk “Perempuan” yang jumlahnya satu disebut menjadi “This is a woman”. Akan tetapi, “Perempuan” yang jumlahnya banyak/lebih dari satu disebut menjadi “These are women” bukan “These are womans” yang ditambahkan (-s).

Kemudian, hal yang sama untuk “Laki-Laki yang jumlah satu disebut menjadi “This is a man”. Akan tetapi, “Laki-Laki” yang jumlahnya banyak/lebih dari satu disebut menjadi “These are men” bukan “These are mans yang ditambahkan (-s). Harap perhatikan pengecualian ini. Aturan pengecualian ini akan dibahas secara bertahap pada materi-materi selanjutnya yang lebih mendukung.

Gambar 15

Lihat pada Gambar 15. Kita dapat menyebut benda per satuan dengan menggunakan “Ini” atau “Itu” yang kemudian digabungkan dengan kata penghubung “Dan” yang akan bermakna walau benda per satuan yang disebut jumlahnya satu karena digabungkan dengan “Dan”, maka bermakna banyak. Dicontohkan pada Gambar 15 “Ini” dan “Ini” menjadi “This and this are bottles”. Kemudian, “Itu” dan “Itu” menjadi “That man and that woman are there”.

Latihan Soal Pronoun >> Program SHINE

Audio dan Pembahasan >> Program SHINE Pronoun


B O N U S

Ikuti English Proficiency Online Test dengan mulai Tes Singkat yang GRATIS dan CEPAT! untuk menilai tahapan awal dari kemampuan berbahasa Inggris Anda saat ini.

Nikmati English Online Course dengan mulai Coba GRATIS 7 Hari! untuk menikmati pengalaman berbeda belajar Bahasa Inggris online, 24 jam penuh tanpa batas.


Ingin Sesi Belajar Eksklusif?

ELING Way menyediakan fasilitas kelas Online Private Tutoring (one-on-one tutoring), khusus untuk memenuhi kebutuhan Anda yang ingin belajar Bahasa Inggris secara eksklusif, hanya Anda dan Tutor.

Apakah Anda begitu sibuk?

ELING Way menawarkan jadwal kelas Online Private ini fleksibel dan materi yang ingin dipelajari dapat diminta sesuai kebutuhan peserta. Kegiatan belajar Bahasa Inggris yang akan dilakukan berfokus pada praktek.

Karin Sari SaputraELING Way: Learning Any Language Differently


Discover more from Karin Sari Saputra

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply