Disclaimer: Cerita ini ialah cerita fiksi yang dibuat bersambung sehingga untuk membacanya disarankan dari Cerbung #1. Cerbung ini tidak menentu kapan rutin dilanjutkan, yang menantikan 'Terima kasih!'.
Sabar itu adalah menahan diri dari mengeluh dan amarah dan menjaga lisan dari mengadu dan menjaga anggota tubuh dari mengganggu orang lain.
•••
LIMA| 5
Nothing but thirty.
Gue memandang diri gue sendiri dari pantulan kaca mobil sebelum gue masuk. Gue sadar, gue udah berubah banyak. Dan ini bukan gue aja yang bilang atau ngerasa sendiri.
This is why I need you.
Gue tersenyum tipis. Salah satu best touching novel yang gue baca sih. Gue masih punya cukup waktu sekitar 15 menit untuk sekadar mengenang kembali momen ‘apa yang elo sebut mulai dewasa’, by the way itu yang selalu Janet bilang. Gue adalah yang terbaik dalam mengumpulkan kata-kata yang bisa membuat elo berpikir. Gue udah nyiapin khusus buat Janet, tapi sebetulnya buat gue. Hah?
The story of a man who found his love. And ended with his soulmate.
Hanya karena berbeda, bukan berarti kau tidak berhak bahagia.
Mungkin itu hanyalah salah satu cara Tuhan untuk membuatmu ditemukan oleh orang-orang yang mampu menerimamu apa adanya, by Brian Khrisna. “Baca deh novelnya, Janet. Nih.”
“Aduh, Ren, elo kumat. Nggak ngeliat banget gue baru dateng, dan yang paling gue butuhkan sekarang itu minum! Haus banget gue, plis!”
“Aku sayang kamu, Renata. Hari ini, esok, dan seterusnya.”
“You are the who.”
“Love is the what.”
“And this is the why I need you”.
Gue ngulang, lirih dan pelan. Janet selalu bisa denger.
“Ya Allah, Renata. Udah kenapa? Pasti, Ren. Gue pastiin ke elo. Pasti akan ada seseorang yang bilang itu ke elo. Kesabaran elo berbuah manis. Ya?”
Gue nengok, bukan karena Janet a mind reader. Gue tau, gue butuh Janet bilang itu. Itu doa buat gue. Doa terbaik dari seorang sahabat tulus yang bakal didenger oleh langit.
Ya ampun lucu aja, gue pernah ada di posisi menguatkan Janet dan dia sekarang berlaku sebaliknya ke gue. Tahun-tahun yang luar biasa.
Cerita ini adalah suatu pesan terbaik, apa yang kau tuliskan akan berubah menjadi kenyataan. Ini adalah suatu keajaiban. Karena apa pun yang kau tulis dengan sepenuh hati akan kembali menjadi suatu cara yang tak akan terbayangkan sebelumnya. Sebuah skenario terindah. Hanya perlu kesabaran dan keyakinan. Semua kekurangan menjadi tak penting karena seiring waktu bergerak, aku pun berubah, untuk menjadi lebih baik. Aku merasakan siapa yang akan benar-benar mengenalku sesungguhnya, sosok yang berdiri sekarang, hanya sekarang dan di masa depan. Bukan yang ada di masa lalu, bukan. Semua sudah berlalu dan siklus terbaik yang akan berputar. Itu yang akan terjadi.
Trust me, believe me. What’s the difference?
•••
Bersambung | Karin Sari Saputra
Discover more from Karin Sari Saputra
Subscribe to get the latest posts sent to your email.