Terms of Use: Konten ini milik ELING Way: Learning Any Language Differently. Anda boleh mempublikasikan sebagian atau seluruh konten ini dengan syarat: Cukup dengan menyertakan link pada tulisan tersebut dan/atau mengutip alamat konten ini. Copyright © 2020 Karin Sari Saputra. All rights reserved.
Mengapa Tembus Skor Tinggi Pada Tes TOEFL® ITP adalah Hal yang Paling Penting?
Sebagaimana sudah disebutkan bahwa kita mengambil tes TOEFL untuk menunjukkan capaian tingkatan kecakapan kemahiran atau kemampuan berbahasa Inggris yang ditunjukkan dari skor TOEFL yang didapatkan. Validitas nilai tes TOEFL yang sudah didapatkan ini hanya berlaku selama dua tahun. Untuk skor TOEFL, para ahli bahasa biasanya mengelompokkan skor ini ke dalam empat level berikut (Carson, et al., 1990):
- Tingkat Dasar (Elementary): 310 sampai dengan 420
- Tingkat Menengah Bawah (Low Intermediate): 420 sampai dengan 480
- Tingkat Menengah Atas (High Intermediate): 480 sampai dengan 520
- Tingkat Mahir (Advanced): 525 sampai dengan 677
Atau dalam rujukan sumber yang lain, diambil dari Shanks (2004) memberikan penjelasan lebih detail yang disertai uraian deskripsi skor per tingkatan kecakapan, yakni sebagai berikut.

Mencapai skor tinggi merupakan tujuan utama test taker dalam setiap keikutsertaan sebuah tes, terutama tes TOEFL. Perolehan skor tertentu diperlukan test taker guna menunjukkan bahwa kemahiran atau kemampuan berbahasa Inggris dirinya telah memenuhi persyaratan, misalnya pengajuan beasiswa. Untuk mencapai skor tinggi memerlukan suatu persiapan yang tidak singkat. Test taker harus menyadari bahwa perolehan skor tinggi pada tes TOEFL menjadi hal yang sangat penting. Target skor tinggi akan memelihara motivasi test taker untuk tetap terjaga.
Skor tinggi menandakan bahwa jawaban test taker banyak terjawab benar. Test taker dapat menjawab sebagian besar soal tes TOEFL dengan benar. Jawaban benar yang diperoleh test taker ini memiliki dua kemungkinan. Pertama, test taker telah menguasai sebagian besar soal-soal pada tes TOEFL sehingga tidak terlampau sulit dalam menjawabnya. Kedua, test taker pun diuntungkan dengan sistem penskoran tes TOEFL yang tidak menerapkan penalti atau pengurangan skor pada jawaban salah, sehingga test taker dapat menebak jawaban tersisa jika soal yang test taker temui cukup sulit dijawab. Setidaknya, test taker memiliki peluang 50:50 apakah jawaban menebak itu benar atau salah.
Yang perlu kita perhatikan dengan sistem penskoran pada tes TOEFL ini ialah dengan perhatikan bagaimana karakteristik penilaian suatu tes terstandardisasi dilakukan. Tes TOEFL yang merupakan tes terstandardisasi (standardized-test) bercirikan beberapa hal berikut.
- Terdiri atas tipe soal pilihan ganda yang berbeda
- Diberikan kepada sejumlah peserta tes berskala besar tiap kali diselenggarakan
- Dinilai dengan sistem komputer
- Terdapat ketentuan waktu

Perolehan skor dengan ketentuan tes terstandardisasi seperti di atas, terutama poin yang menyebutkan tes jenis ini dinilai dengan sistem komputer, maka test taker perlu menambahkan kemahiran lainnya selain penguasaan materi. Penilaian tes dengan sistem komputer mengakibatkan test taker perlu mengasah keterampilan dalam membulatkan jawaban yang benar, yaitu hitam penuh sesuai area lingkaran pilihan jawaban yang dipilih test taker. Pensil yang dipakai test taker sebaiknya berjenis HB (2B), sehingga bulatan jawaban ini hitam penuh, menutupi huruf jawaban dan dapat terbaca dengan baik pada sistem komputer. Perhatikan gambar di bawah ini.

Untuk memeroleh skor tinggi dapat dikatakan tidak terbatas pada kemahiran penguasaan materi (content), tetapi juga pada penguasaan secara teknis (technical). Penguasaan materi ini tidak hanya bersifat penguasaan pada materi soal yang hampir selalu ditanyakan pada tes TOEFL, tetapi test taker juga melengkapi diri dengan penguasaan strategi atau kiat-kiat khusus menjawab soal dan bahkan memilih pilihan jawaban yang tepat. Penguasaan teknis sebagaimana yang sudah disebutkan pada paragraf sebelumnya bahwa penguasaan ini tentang bagaimana test taker meminimalkan error yang tidak seharusnya terjadi.
Berkenaan dangan penguasaan teknis (technical mastery), faktanya ETS (English Testing System) mengatakan bahwa skala penilaian atau penskoran pada tes TOEFL tidak tepat. Menurut ETS, skor TOEFL memiliki plus atau minus 14 poin batas kesalahan (margin of error). Sebagai contoh, apabila test taker memeroleh skor 500 maka tingkatan kecakapan berbahasa Inggris test taker ini sebenarnya ada di antara kisaran skor 486-514. Karena itu, sebagai bahan evaluasi dalam proses persiapan menghadapi tes TOEFL di waktu yang akan datang, test taker dapat menjadikan tabel penskoran di bawah ini untuk mengkalkulasikan sendiri jawaban benar ke dalam bentuk perolehan skor.

Cara menghitung skor TOEFL ialah sebagai berikut.
Sebagai contoh, nilai konversi masing-masing section yang didapatkan test taker yakni:
(I) + (II) + (III)
50 + 55 + 45 = 150
Kemudian, skor total dibagi 3 sehingga 150 : 3 = 50
Hasil skor pembagian dikalikan 10 sehingga 50 x 10 = 500
Total skor TOEFL yang test taker peroleh ialah 500
Tabel konversi nilai di atas akan sangat berguna dalam mengevalusi persiapan test taker melakukan latihan tes berulang kali. Selain itu, test taker dapat menetapkan target perolehan skor tinggi yang diinginkan dengan mencocokkan berapa jumlah jawaban benar yang harus test taker raih sehingga target skor tinggi tercapai. Dilihat dari contoh penghitungan skor di atas, maka untuk mendapatkan skor TOEFL sebesar 500 test taker harus menjawab benar Section I (Listening) sebanyak 29 dari 50 soal yang dikonversikan dengan nilai 50. Lalu, untuk Section II (Structure) test taker harus menjawab benar sebanyak 31 dari 40 soal yang dikonversikan dengan nilai 55. Terakhir, Section III (Reading) test taker harus menjawab benar sebanyak 26 dari 50 soal yang dikonversikan dengan nilai 45.
Ikuti FREE Webinar yang membahas lebih mendalam tentang TOEFL® ITP HACKS SERIES ini secara menyeluruh.
Latihan Soal TOEFL® ITP >> Program TRIUMPH
Audio dan Pembahasan >> Program TRIUMPH TOEFL® ITP
B O N U S
Ikuti English Proficiency Online Test dengan mulai Tes Singkat yang GRATIS dan CEPAT! untuk menilai tahapan awal dari kemampuan berbahasa Inggris Anda saat ini.
Nikmati English Online Course dengan mulai Coba GRATIS 7 Hari! untuk menikmati pengalaman berbeda belajar Bahasa Inggris online, 24 jam penuh tanpa batas.
Ingin Sesi Belajar Eksklusif?
ELING Way menyediakan fasilitas kelas Online Private Tutoring (one-on-one tutoring), khusus untuk memenuhi kebutuhan Anda yang ingin belajar Bahasa Inggris secara eksklusif, hanya Anda dan Tutor.
Apakah Anda begitu sibuk?
ELING Way menawarkan jadwal kelas Online Private ini fleksibel dan materi yang ingin dipelajari dapat diminta sesuai kebutuhan peserta. Kegiatan belajar Bahasa Inggris yang akan dilakukan berfokus pada praktek.
Karin Sari Saputra – ELING Way: Learning Any Language Differently
Discover more from Karin Sari Saputra
Subscribe to get the latest posts sent to your email.
