Disclaimer: Tulisan ini seperti Q & A (Question & Answer) dan akan dijawab sejujur-jujurnya, selugas-lugasnya, se-apa adanya, sesantun-santunnya, se-elegan mungkin. No Offense. Oh, SNAP! Really?
Jadilah seperti ini:

Sudah lama sekali aku mengetahui dengan jelas di mana aku ingin berada. Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Tempat ini sangat menyentuhku. Ada semangat di sini, aku ingin terhubung dengan semangat ini, dan aku ingin menjadikannya bagian dari hidupku.
Untuk apa Anda berada di sini? Ini tempat yang serius. Anda harus mengetahui apa yang ingin Anda pelajari atau Anda sebaiknya tidak berada di sini.
Aku menempuh jalan berliku untuk mencapai berbagai macam tempat. Dan ini perjalanan yang sulit, mematahkan semangat, menakutkan, dan sebagainya. Namun, akhirnya aku tiba di sini. Aku berada persis di tempat yang kuinginkan.
Menyiratkan hasrat sebagai kompas — benda yang membutuhkan waktu untuk dibangun, diotak-atik, sampai menunjukkan arah yang tepat, lalu memandu Anda dalam perjalanan yang panjang dan berliku, mencapai tujuan Anda.
Teruslah bergerak sampai ke tujuan. Meski perlahan, meski sulit, tetap bersabar, jangan berhenti, dan jangan takut. Bismillah, jangan berputus asa. Jangan meragu. Jangan berpikir negatif. Bismillah, bismillah, bismillah sambil tetap terus jalan, semua butuh waktu, tetap konsisten, selalu pastikan ada pergerakan meski sedikit, meski kecil. Tetap buat kemajuan. Jalan, terus jalan. Selalu kuat dan bertahan. Saat jatuh ayo semangat bisa bangun lagi. Sabar, bismillah. Sabar, maukah bersabar?

Elingway: Learning Any Language Differently
Berbeda-Mendukung-Memberi Lebih (tetap ada-tidak meninggalkan-tetap mendukung-yang selalu dapat diandalkan.)
Discover more from Karin Sari Saputra
Subscribe to get the latest posts sent to your email.