Katanya itu kata orang, kalau kata kamu apa? jangan katanya, lagi-lagi katanya

Teori populasi oleh Charles DarwinSurvival of the Fittest (yang paling cocok dengan lingkungan, itulah yang mampu bertahan hidup). Artinya, kita bisa bertahan kalau kita bisa menjadi seorang profesional atau dengan kata lain always learning. Teruslah belajar.

•••

Kalau ditanya sama orang, coba sebutkan apa yang menjadi minat kamu sampai-sampai kamu tidak pernah merasa sekalipun terbebani sedang melakukan itu? Pikirkan baik-baik. Sebenarnya jawaban itu bukanlah suatu hal ketika kamu sedang berada dalam comfortable zone. Jawaban yang dimaksud justru ketika itu adalah suatu hal yang menantang bagimu sampai-sampai kamu akan bisa melakukan itu hingga akhir. Tanpa ada yang bisa menghalangi kamu.

Kalau kamu ditakdirkan jadi orang yang luar biasa, lalu kenapa tidak kamu berubah dari kehidupan yang biasa-biasa saja. Jangan takut pada tantangan di depanmu. Wah, kata-kata ini juga berlaku untuk saya. Saya sangat membutuhkan sekali kepercayaan diri yang tinggi. Saya mencoba bertaruh saat ini. Saya memutuskan untuk mengikuti kata hati, percaya pada diri saya sendiri dan mantap memberikan satu keputusan.

Mungkin orang lain memandang ini suatu hal yang sulit diwujudkan. Terlalu berlebihan dan penuh resiko. Tapi, ini adalah kesempatan emas. Pilihannya hanya dua, lakukan atau menyesal seumur hidup. Orang-orang mungkin menilai terlalu ambisius untuk saat ini dan ketahuilah bahwa orang yang berpikir maju seharusnya bisa melihat jauh ke depan. Kita bicara tentang prospek. Prospek yang menjanjikan.

Entah itu merasa capek, seharian berpeluh, tapi sangat menyenangkan dan saya tetap melakukannya sepenuh hati. Saya sekarang belajar memandang positif apa pun itu. Tidak ada suatu hal yang kebetulan karena semua hal yang terjadi pasti mempunyai alasan. Semuanya agar kita bisa belajar dan menjadi lebih baik lagi.

Kita harus bisa bersyukur.

•••

Nah, berikut ini akan menjadi info menarik buat kalian. Simak baik-baik, ya!

Jim Collins adalah seorang penulis buku The Mighty Fall dan Jagdish N. Sheth merupakan seorang guru besar pemasaran yang juga menulis buku dengan judul The Self-Destructive Habits of Good Companies. Buku yang ditulis Jag berisi perihal menyadari, mengoreksi, bahkan mencegah timbulnya kebiasaan merusak diri.

Kita sukses sebab kita memahami mengapa kita melakukan hal-hal spesifik dan dalam kondisi seperti apa hal-hal itu tidak lagi berhasil. Riset adalah segalanya.

The Undisciplined Pursuit of Move artinya membuat lompatan yang tidak disiplin ke area di mana mereka tidak bisa menjadi hebat atau tumbuh lebih cepat dari yang dapat mereka capai dengan kesempurnaanatau keduanya.

Lebih jelasnya adalah sebagai berikut.

Lompatan diskontinyu ke wilayah di mana Anda tidak memiliki passion yang menyala adalah tidak disiplin.

Mengambil tindakan yang tidak konsisten dengan nilai-nilai inti adalah tidak disiplin.

Berinvestasi banyak dalam arena baru yang Anda tidak mampu mencapai kapabilitas yang menonjol yang lebih baik dari kompetitor adalah tidak disiplin.

Mengabaikan bisnis inti sembari melompat ke petualangan baru adalah tidak disiplin.

Mengkompromikan nilai-nilai Anda atau kehilangan wawasan mengenai tujuan inti Anda dalam mengejar pertumbuhan dan ekspansi adalah tidak disiplin.

Inti perjuangannya bukanlah hanya sekedar selamat, tetapi bagaimana membangun kembali perusahaan sehingga mampu menciptakan dampak menonjol pada dunia yang disentuhnya, yang akan meninggalkan lubang yang sukar diisi perusahaan lain bila perusahaan tersebut mati.

Yang dibahas tadi memang dianalogikan sebagai konsepsi perusahaan, tapi dengan begitu kita bisa belajar hal lain, bukan? Ilmu itu luas. Selalu ada hikmah yang bisa kita ambil.

“Allah memberikan hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebajikan yang banyak.” (QS. Al-Baqarah: 269).

Karin Sari Saputra


Discover more from Karin Sari Saputra

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply