Saat ini untuk mencari sumber rujukan guna keperluan penulisan makalah ataupun semisalnya, selain lazim bersumber pada buku-buku cetakan juga diambil dari buku-buku dengan format digital. Buku digital (e-book) ini dapat dengan mudah diunduh sesuai kebutuhan yang diinginkan—bisa berbayar namun tidak sedikit yang tersedia gratis. Apabila ingin mendapatkan e-book gratis, dapat disiasati dengan berbekal pada niat dan kepiawaian dalam berselancar Internet. Untuk buku digital terutama berbahasa Inggris bisa kalian cari pada situs “Electronic library: Download books free-The largest ebook library”, beralamat di http://en.bookfi.org/. Berikut ini merupakan tampilan dari situs tersebut.

Situs Bookfi.org ini sangat membantu bagi kalangan akademisi, terutama mahasiswa untuk memperkaya sumber referensi penulisan mereka. Sebagaimana yang tercantum di halaman muka situs ini bahwa koleksi buku digital yang tersimpan di Bookfi.org mencapai angka lebih dari dua juta buku. Jika kalian beruntung, tidak jarang buku-buku penting yang lazim ditemui dalam bentuk cetakan namun terkadang sulit didapat, di Bookfi.org ini kalian bisa mendapatkan versi digitalnya.
Kendati demikian, jika kalian bisa mencari buku-buku yang dibutuhkan di perpustakaan, kenapa tidak? Perpustakaan adalah tempat yang sangat direkomendasikan dalam berburu buku referensi. Sekadar informasi, perpustakaan juga bisa menjadi tempat mengasyikan melepas penat. Alih-alih ke mall, ke perpustakaan bisa menjadi pilihan kalian untuk menyegarkan diri. Tidak percaya? Try it and see what happens.
Jika kalian berdomisili di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek), saya pribadi tentu perpustakaan yang sering dikunjungi ialah Perpustakaan Universitas Indonesia (The Crystal of Knowledge) di kampus UI Depok. Untuk pengunjung luar (non-civitas UI) dikenakan biaya masuk kunjungan sebesar Rp5000,00 (lima ribu rupiah). Oleh petugas, pengunjung luar ini akan diberi stiker yang wajib ditempel di baju agar kamu bisa leluasa berkeliling ruang koleksi. Pintu masuk perpus memiliki sistem otomatis. Artinya, dari kalangan civitas UI jika ingin masuk perpus harus menempelkan kartus identitas mahasiswa (apabila mahasiswa) dan barulah palang pintu akan terbuka; atau dengan kata lain sistem ini selayaknya tap gate yang diberlakukan di setiap stasiun commuter line Jabodetabek.
Sementara itu, keseluruhan bangunan perpustakaan ini sangat besar yang disertai dengan pelbagai fasilitas pendukung, antara lain, fasilitas favorit yang disambangi oleh kebanyakan civitas UI ialah ‘Kebun Apel’. ‘Kebun Apel’ merupakan istilah populer yang disemat oleh anak UI dalam menyebut ruang i-Mac. Ruang i-Mac ini merupakan ruang ber-Internet gratis yang disediakan bagi civitas UI dan tentu saja seperti namanya, perangkat puluhan komputer personal yang disediakan ialah seluruhnya bermerek Mac Apple. Adapun fasilitas lainnya, selain ruang baca, ruang diskusi, ruang teater juga tersedia mulai dari Starbucks Coffee, Bank BNI, tempat fitness, cafe-cafe, kantor pos, toko buku, minimarket, photocopy center, toko elektronik, dan tempat-tempat lain yang apabila kalian sempat berkunjung akan menemui Nanti-Kau-Juga-Tahu.
Adapun bagi mahasiswa UI yang juga secara otomatis menjadi anggota perpus UI ini diberi banyak kemudahan akses ke pelbagai situs-situs jurnal internasional. Bagi non-civitas UI pun bisa saja memeroleh kemudahan akses, namun bukan melalui perpus UI, melainkan dengan cara menjadi anggota Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI). Untuk menjadi anggota Perpusnas (PNRI) mudah saja karena bisa daftar secara daring (online) melalui http://keanggotaan.pnri.go.id. Setelah sukses terdaftar, maka kalian bisa menikmati fasilitas e-Resources Perpusnas di alamat http://e-resources.pnri.go.id/. Perpusnas e-Resources ini lebih tepat untuk pencarian artikel jurnal.
Di sisi lain, apabila memang cenderung membutuhkan e-book dan ketika dicari di Bookfi.org tidak ada, maka alternatif lain kalian bisa membuat akun ebrary dengan alamat http://site.ebrary.com/lib/alltitles/home.action?browse_all=Browse+all+e-books. Berikut ini merupakan tampilan situs tersebut.

Untuk membuat akun klik ‘Sign In’, lalu akan muncul tampilan seperti tampak di bawah ini.

Kalian klik ‘Create Account’ dan isi semua yang diminta pada kolom-kolom sebagaimana pada tampilan berikut.

Setelah berhasil klik ‘Continue’ dan akan dibawa pada tampilan awal pertama. Selamat, kalian sudah dapat langsung mencari ebook yang diinginkan pada search bar.
Di ebrary, bagi saya pribadi, dengan memiliki keanggotaan di Perpus UI, maka pelbagai ebook yang tersedia di ebrary dapat diunduh secara gratis. Namun, berbeda dengan mengunduh gratis di Bookfi.org yang mana ebook tersebut akan menjadi milik kita atau otomatis tersimpan dalam format PDF; sebaliknya, hasil unduhan ebook dari ebrary ini bersifat sementara, yaitu selayaknya perpustakaan bahwa ebook yang kita unduh ini hanya dipinjamkan pada kita selama 14 hari. Ebook yang berhasil diunduh dari ebrary ini akan tersimpan dalam format ACSM dan agar dapat membaca ebook dengan format ini, maka kalian harus membukanya dengan Adobe Digital Editions. Jika kalian belum memilikinya, maka kalian dapat unduh terlebih dahulu di http://www.adobe.com/support/digitaleditions/downloads.html
Sebetulnya dengan menjadi anggota perpustakaan banyak sekali kemudahan untuk menemukan bahan referensi. Jadi, sering-seringlah ke perpus dan tidak lupa untuk tanya pada pustakawan mengenai akses daring (online) pelbagai sumber rujukan berskala nasional maupun internasional. Satu hal lagi, keasyikan dengan mengunjungi perpus itu ialah ketika kalian menemukan buku yang sudah tua sekali. Ada istilah tersendiri untuk menyebut buku terbitan lama yang berumur tua, tapi saya lupa apa istilah itu. Istilah ini bisa dicari tahu di novel berjudul ‘Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken’ karya Jostein Gaarder dan Klaus Hargerup.
•••
Catatan Tambahan [PENTING]
Halo, sepertinya saya melewatkan beberapa poin penting. FYI, agar kamu dapat mengunduh free ebook di ebrary sebetulnya harus melalui server ketiga. Dalam hal ini, saya mengakses dari http://remote-lib.ui.ac.id/ atau dengan kata lain harus terdaftar dengan username khusus. Namun, kabar baiknya bagi kamu yang tidak memiliki username khusus dari server pihak ketiga dan tidak mau repot, maka kamu bisa berkunjung ke laman berikut: https://openlibrary.org/

Sebagaimana dengan ebrary, di OpenLibrary free ebook yang dimaksudkan di sini pun ialah hanya sebatas diunduh untuk dipinjam; jadi akan tampil dalam format ACSM yang kemudian dapat dibaca melalui Adobe Digital Editions. Agar dapat menikmati pelbagai ebook yang ditawarkan di OpenLibrary, caranya mudah saja. Yaitu, kamu hanya perlu ‘sign up’ dan ikuti prosesnya sampai kamu berhasil terdaftar dan dapat ‘log in’. As simple as that, right? Good luck!
•••
Read Every Day – Lead A Better Life
B O N U S
Saya yakin bahwa kami, ELING Way, bisa membantu dan menjadi pendamping andal yang mendukung dengan menyediakan pembelajaran bahasa Inggris, untuk apa pun kebutuhannya, dan tes bahasa Inggris secara online. Kami membuatnya secara berbeda dan untuk mengetahuinya, kalian bisa mencobanya langsung!
Karin Sari Saputra – ELING Way: Learning Any Language Differently
Discover more from Karin Sari Saputra
Subscribe to get the latest posts sent to your email.
ka.. aku buka web http://en.bookfi.org/ ko link tidak tersedia ya??
halo destia :)
iya alamatnya berpindah ke bookzz.org
good luck!